Dasar kripto

All-time high (ATH)

Disebut juga: ATH · harga tertinggi sepanjang masa · rekor harga

Definisi

All-time high (ATH) adalah harga tertinggi yang pernah dicapai sebuah aset sejak mulai diperdagangkan.

Cara kerja All-time high

Saat harga menembus ATH sebelumnya, tidak ada lagi pemegang yang sedang rugi di atas harga itu. Hal ini sering memicu perhatian media, masuknya pembeli baru, dan FOMO. Kebalikannya adalah all-time low (ATL), harga terendah sepanjang masa.

Situs data dan exchange bisa mencatat ATH yang sedikit berbeda karena memakai sumber harga dan pasangan perdagangan berbeda, misalnya BTC/USD, BTC/USDT, atau BTC/IDR. Harga ATH dalam rupiah bisa tercapai lebih dulu daripada dalam dolar jika rupiah melemah.

Banyak trader juga melihat jarak harga saat ini dari ATH, misalnya turun 60% dari ATH. Angka ini membantu memahami seberapa jauh koreksi, tetapi tidak menunjukkan apakah harga akan kembali ke puncak itu.

Contoh

Misalkan sebuah koin mencatat ATH di 4,00 USDT lalu turun ke 1,00 USDT. Penurunannya 75% dari ATH. Untuk kembali ke ATH, harga harus naik 300%, dari 1,00 menjadi 4,00 USDT. Jika Anda membeli di 3,20 USDT, posisi Anda sudah rugi 68,75% di harga 1,00, dan baru impas setelah harga naik 220% ke 3,20.

Kesalahan umum

  • Membeli besar-besaran tepat saat ATH baru hanya karena ramai diberitakan.
  • Menganggap koin yang turun jauh dari ATH pasti murah dan pasti akan kembali.
  • Membandingkan ATH dari sumber atau pasangan mata uang yang berbeda.

Belajar dan praktik

Pertanyaan umum

Apa arti ATH dalam kripto?

ATH adalah singkatan all-time high, harga tertinggi yang pernah dicapai sebuah aset. Kebalikannya adalah ATL, harga terendah sepanjang masa.

Apakah membeli di ATH itu buruk?

Tidak selalu, karena harga bisa terus membuat ATH baru dalam tren naik. Namun risiko koreksi tajam lebih besar, jadi ukuran posisi dan stop loss menjadi penting.