Stablecoin

CBDC (mata uang digital bank sentral)

Disebut juga: central bank digital currency · mata uang digital bank sentral · rupiah digital

Definisi

CBDC adalah bentuk digital dari mata uang resmi suatu negara yang diterbitkan dan dijamin langsung oleh bank sentral, misalnya rupiah digital yang sedang dikaji Bank Indonesia.

Cara kerja CBDC

CBDC berbeda dengan stablecoin. Stablecoin seperti USDT diterbitkan perusahaan swasta dan dijamin cadangan milik perusahaan itu. CBDC adalah kewajiban langsung bank sentral, sama seperti uang kertas, hanya bentuknya digital.

Ada dua jenis utama. CBDC wholesale dipakai antarbank dan lembaga keuangan untuk penyelesaian transaksi besar. CBDC ritel bisa dipakai masyarakat sehari-hari. Di Indonesia, Bank Indonesia menjalankan Proyek Garuda untuk mengkaji rupiah digital, dimulai dari tahap wholesale. Tiongkok sudah menguji coba e-CNY secara luas.

CBDC tidak sama dengan kripto terdesentralisasi. Pasokan dan aturan dikendalikan bank sentral, transaksi bisa dipantau sesuai regulasi, dan tidak ada harga yang naik turun terhadap mata uang aslinya. Bagi trader kripto, CBDC lebih berperan sebagai jalur pembayaran dan bukan aset untuk spekulasi.

Contoh

Misalkan suatu hari rupiah digital ritel tersedia. Anda memegang Rp1.000.000 dalam bentuk digital di dompet resmi. Nilainya selalu tepat Rp1.000.000, sama seperti uang tunai, karena 1 rupiah digital setara 1 rupiah. Bandingkan dengan 64 USDT yang Anda beli di kurs Rp15.600, sekitar Rp998.400. Jika kurs dolar naik ke Rp16.000, nilai USDT itu menjadi Rp1.024.000, sedangkan rupiah digital tetap Rp1.000.000. Jadi CBDC tidak terpengaruh kurs, sedangkan stablecoin dolar terpengaruh.

Kesalahan umum

  • Menganggap CBDC sebagai koin kripto yang bisa naik harganya.
  • Menyamakan CBDC dengan stablecoin swasta seperti USDT atau USDC.
  • Percaya pada token yang mengaku sebagai rupiah digital resmi di luar kanal resmi bank sentral.

Belajar dan praktik

Pertanyaan umum

Apakah rupiah digital sudah bisa dipakai?

Bank Indonesia masih mengembangkan rupiah digital lewat Proyek Garuda secara bertahap. Pantau pengumuman resmi Bank Indonesia untuk status terbaru dan waspadai token palsu yang mengatasnamakannya.

Apa beda CBDC dengan stablecoin?

CBDC diterbitkan bank sentral dan merupakan uang resmi negara. Stablecoin diterbitkan perusahaan swasta dan nilainya bergantung pada cadangan serta kepercayaan pada penerbitnya.