Futures & margin

Rasio long/short (long/short ratio)

Disebut juga: long short ratio · rasio long short · LSR

Definisi

Rasio long/short adalah perbandingan antara jumlah akun atau nilai posisi long dan short di pasar futures, dipakai untuk membaca sentimen trader terhadap sebuah aset.

Cara kerja Rasio long/short

Exchange seperti Binance, OKX, dan Bybit mempublikasikan beberapa versi rasio ini. Ada yang menghitung jumlah akun yang long dibanding short, ada yang menghitung nilai posisi, dan ada yang khusus untuk top trader dengan saldo besar. Ketiganya bisa memberi gambaran yang berbeda, jadi baca definisinya.

Perlu diingat, setiap kontrak futures selalu punya pembeli dan penjual, sehingga total posisi long dan short dalam nilai selalu sama. Rasio akun berbeda dari 1 karena jumlah orangnya berbeda: misalnya banyak akun kecil long, sementara sedikit akun besar short.

Banyak trader membaca rasio ini secara kontrarian. Jika mayoritas akun ritel long berlebihan, pasar rentan terhadap long squeeze. Namun rasio ini hanya satu petunjuk dan sebaiknya dibaca bersama funding rate, open interest, dan struktur harga.

Contoh

Sebuah exchange menampilkan rasio akun long/short ETH sebesar 2,5. Artinya, dari setiap 100 akun yang punya posisi ETH, sekitar 71 akun long dan 29 akun short, karena 71 dibagi 29 kira-kira 2,45. Namun karena nilai total long dan short harus sama, 29 akun short itu rata-rata memegang posisi sekitar 2,5 kali lebih besar daripada akun long. Ini sering menandakan akun besar berada di sisi short.

Kesalahan umum

  • Menganggap rasio long/short di atas 1 berarti harga pasti naik.
  • Tidak membedakan rasio akun, rasio posisi, dan rasio top trader.
  • Membandingkan rasio dari exchange berbeda yang memakai metode perhitungan berbeda.

Belajar dan praktik

Pertanyaan umum

Apa arti rasio long/short di atas 1?

Lebih banyak akun atau posisi yang long dibanding short, tergantung definisinya. Ini menunjukkan sentimen, bukan arah harga yang pasti.

Kenapa rasio long/short bisa tinggi padahal harga turun?

Banyak trader ritel cenderung membeli saat harga turun, sementara akun besar memegang short. Karena itu rasio akun yang tinggi kadang justru muncul di tren turun.