DeFi

Staking

Disebut juga: staking kripto · stake · penguncian aset

Definisi

Staking adalah mengunci koin di jaringan proof of stake untuk membantu memvalidasi transaksi dan mengamankan jaringan, dengan imbalan berupa reward dalam koin yang sama.

Cara kerja Staking

Di jaringan proof of stake seperti Ethereum, Solana, atau Cardano, validator dipilih untuk membuat dan memverifikasi blok berdasarkan jumlah koin yang di-stake. Sebagai imbalan, mereka mendapat reward dari penerbitan koin baru dan biaya transaksi. Validator yang berbuat curang atau sering offline bisa terkena penalti, termasuk slashing.

Anda bisa staking dengan beberapa cara. Menjalankan validator sendiri, misalnya 32 ETH di Ethereum. Mendelegasikan ke validator lewat dompet. Memakai liquid staking seperti Lido. Atau memakai produk staking di exchange, yang paling mudah tetapi bersifat kustodian.

Hal yang perlu diperiksa: imbal hasil dibayar dalam koin, bukan rupiah atau dolar, sehingga nilai riilnya tetap mengikuti harga koin. Banyak jaringan punya masa unbonding, yaitu waktu tunggu sebelum koin bisa ditarik, dan lamanya berbeda di tiap jaringan dan produk exchange.

Contoh

Misalnya Anda melakukan staking 2 ETH dengan imbal hasil contoh 3,5% per tahun. Setelah setahun Anda memperoleh sekitar 0,07 ETH, sehingga total menjadi 2,07 ETH. Jika harga ETH saat mulai 3.000 USDT, nilai awal 6.000 USDT. Jika harga turun menjadi 2.500 USDT, total 2,07 ETH bernilai 5.175 USDT. Reward staking menambah jumlah koin, tetapi tidak melindungi Anda dari penurunan harga.

Kesalahan umum

  • Mengira reward staking adalah keuntungan pasti dalam rupiah atau dolar.
  • Tidak memeriksa masa unbonding sehingga dana tidak bisa dipakai saat dibutuhkan.
  • Memilih validator hanya karena komisi termurah tanpa melihat reputasi dan uptime-nya.

Belajar dan praktik

Coba di exchange

OKX menyediakan fitur ini. Daftar lewat tautan kami dan kode di bawah otomatis dipakai.

Kodenexu888Buka OKX

Pertanyaan umum

Apakah staking aman?

Staking mengandung risiko harga koin, risiko slashing validator, risiko smart contract pada liquid staking, dan risiko platform jika memakai exchange. Tingkat risikonya tergantung cara staking yang Anda pilih.

Apa beda staking di exchange dan di dompet sendiri?

Di exchange, platform yang mengelola koin dan validator, sehingga praktis tetapi kustodian. Di dompet sendiri, Anda mendelegasikan langsung dan tetap memegang kunci.