Musim 1Episode 11:36

Harga satu bitcoin mahal. Apakah saya masih bisa beli sedikit?

Dalam pelajaran ini Membedakan jumlah koin dari nominal uang yang dibelanjakan, serta memahami bahwa bitcoin bisa dibeli dalam pecahan desimal.

Langkahmu berikutnya

Biaya, minimum order, dan jalur penarikan berbeda di setiap bursa. Bandingkan berdampingan sebelum kamu memilih.

Poin penting

  1. Harga satu bitcoin utuh bukanlah modal minimum untuk mulai.

  2. Bitcoin bisa dibagi menjadi pecahan desimal: belanjakan 100 USDT di harga 50.000 dan kamu memiliki 0,002 BTC.

  3. Setiap platform menetapkan minimum order dan biayanya sendiri, jadi periksa keduanya dulu.

Cek cepat

Satu bitcoin seharga 50.000 USDT. Kamu membelanjakan 100 USDT, belum termasuk biaya. Berapa BTC yang kamu dapat?

Coba sendiri

Di panel latihan, ubah nominal belanja 100 menjadi jumlah koin. Tidak ada pesanan riil yang dibuat.

Tampilkan jawaban

0.002 BTC (biaya belum dipotong).

Transkrip

  1. Sam

    Satu koin semahal itu? Uang saya bahkan nggak cukup buat tiket masuk.

  2. Nexubo

    Itu harga satu koin utuh, bukan nominal yang wajib dibayar setiap kali beli. Bitcoin adalah aset digital, bisa dimiliki dalam pecahan desimal. Biasanya tidak perlu beli satu koin utuh.

  3. Narator

    Contoh soal latihan: Andaikan satu bitcoin seharga 50,000 USDT dan kamu beli 100. Tanpa menghitung biaya, itu 0.002 bitcoin. Ini bukan harga pasar hari ini.

  4. Sam

    Lalu bagaimana saat harganya bergerak?

  5. Nexubo

    Jumlah koinmu tetap sama, tapi nilainya bisa naik dan turun. Beli sedikit berarti risikonya lebih kecil, bukan tanpa risiko sama sekali.

  6. Nexubo

    Bisa dipecah, tapi tidak semua platform menerima order terlalu kecil. Periksa nominal minimum dan biayanya. Saat belajar, pakai dana virtual saja. Tidak perlu deposit.

  7. Narator

    Apakah harus beli satu bitcoin utuh? Tidak. Ingat: harga satu koin bukanlah modal awal untuk mulai.

  8. Narator

    Sebagian besar transaksi dihargai dalam USDT. Tapi apakah USDT benar-benar satu dolar? Episode berikutnya.

  9. Narator

    Pahami dulu, baru bertindak.