Stop limit order
Disebut juga: stop limit · order stop limit
Definisi
Stop limit order adalah order yang aktif saat harga menyentuh harga stop, lalu otomatis memasang limit order di harga limit yang Anda tentukan.
Cara kerja Stop limit order
Stop limit memiliki dua harga. Harga stop adalah pemicunya. Harga limit adalah harga terburuk yang masih Anda terima. Setelah pemicu tersentuh, limit order dikirim ke order book dan hanya terisi di harga limit atau lebih baik.
Kelebihannya, Anda terlindung dari slippage ekstrem. Kekurangannya, jika harga turun sangat cepat melewati harga limit, order bisa tidak terisi sama sekali dan posisi Anda tetap terbuka. Karena itu banyak trader memberi jarak antara harga stop dan limit, misalnya 0,3% sampai 1% tergantung volatilitas.
Stop limit juga bisa dipakai untuk masuk posisi saat harga menembus level tertentu, misalnya membeli setelah breakout di atas resistance. Pada futures, beberapa exchange memakai mark price atau harga terakhir sebagai pemicu, jadi periksa opsi pemicunya.
Contoh
Misalkan Anda memegang 100 LINK yang dibeli di 15,00 USDT. Anda memasang stop limit jual dengan harga stop 14,00 dan harga limit 13,90 USDT. Jika harga turun bertahap, order aktif di 14,00 dan terisi di sekitar 13,90 sampai 14,00, kerugian sekitar 100 sampai 110 USDT. Namun jika harga langsung anjlok dari 14,10 ke 13,50, limit 13,90 tidak terisi dan Anda masih memegang posisi di harga 13,50.
Kesalahan umum
- Menyamakan harga stop dan harga limit pada aset yang volatil, sehingga order mudah tidak terisi.
- Mengira stop limit selalu menutup posisi seperti stop market.
- Tidak memeriksa apakah pemicu memakai harga terakhir atau mark price.
Belajar dan praktik
Pertanyaan umum
Apa beda stop limit dan stop market?
Stop market mengirim market order saat pemicu tersentuh, sehingga pasti terisi tetapi bisa slippage. Stop limit mengirim limit order, sehingga harga terkendali tetapi bisa tidak terisi.
Berapa jarak ideal antara harga stop dan limit?
Tidak ada angka pasti. Jarak perlu cukup lebar untuk volatilitas normal aset tersebut agar order tetap terisi, tetapi tidak terlalu jauh hingga kehilangan fungsi perlindungannya.