Hyperliquid vs dYdX: Beda Biaya, Funding, Margin, dan Likuidasi di Dua Perp DEX (2026)
Jawaban singkat
Hyperliquid dan dYdX sama-sama bursa terdesentralisasi untuk kontrak perpetual, tetapi aturan mainnya berbeda. Hyperliquid menentukan tingkat biaya dari volume 14 hari terakhir, membayar funding setiap jam, dan saat likuidasi lebih dulu mengirim order pasar ke order book. dYdX menghitung biaya taker dari volume 30 hari, menyerahkan parameter funding kepada tata kelola komunitas, dan melikuidasi lewat order yang dibuat protokol dengan dana asuransi sebagai penampung untung-rugi. Dokumen resmi tidak menyebut mana yang lebih unggul; jawabannya bergantung pada ukuran posisi, leverage, dan berapa lama Anda menahan posisi.
Tampilkan lebih sedikit
Kenapa tabel biaya saja tidak cukup
Ketika trader yang terbiasa dengan futures di bursa terpusat mencoba platform yang terhubung lewat dompet seperti Hyperliquid atau dYdX, kesalahan yang mudah terjadi adalah menganggap angka biaya di layar sebagai seluruh ongkos. Pada kontrak perpetual, biaya sebenarnya terdiri dari tiga bagian: biaya transaksi saat membuka dan menutup posisi, funding yang dibayar atau diterima selama posisi terbuka, dan margin yang bisa hilang ketika posisi dilikuidasi di hari pasar bergejolak. Di kedua platform, ketiga bagian itu berjalan dengan jam yang berbeda, sumber harga yang berbeda, dan model tata kelola yang berbeda.
Angka di bawah ini berasal dari dokumentasi resmi Hyperliquid dan halaman Pusat Bantuan dYdX bertanggal 23 April 2026. Likuiditas langsung, slippage, atau tarif khusus untuk akun Anda tidak tercantum di dokumen tersebut, jadi tetap periksa sendiri di layar trading.
Biaya transaksi: jendela 14 hari lawan 30 hari
Hyperliquid. Tingkat biaya Anda dihitung dari volume bergulir 14 hari dan dinilai ulang setiap akhir hari UTC, yaitu pukul 07.00 WIB. Volume perp dan spot dijumlahkan, dan volume spot dihitung dua kali lipat untuk menentukan tingkat. Volume sub-akun masuk ke akun induk dan semuanya memakai tingkat yang sama. Pada tingkat dasar untuk perp, biaya taker yang dipublikasikan adalah 0,045% dan biaya maker 0,015%. Pemegang HYPE yang melakukan staking mendapat potongan bertingkat, mulai dari 5% di level "Wood" (lebih dari 10 HYPE) sampai 40% di level "Diamond" (lebih dari 500.000 HYPE). Rebate maker dibayarkan terus-menerus langsung ke dompet trading setiap kali order tereksekusi. Diskon untuk pengguna yang mendaftar dengan kode referal hanya berlaku untuk volume 25 juta dolar AS pertama.
dYdX. Platform ini memakai model maker-taker yang umum. Order yang menunggu di order book dan menambah likuiditas disebut maker; order yang langsung mengambil order yang sudah ada disebut taker. Biaya taker ditentukan oleh total volume dalam dolar AS selama 30 hari terakhir di semua order book perpetual. Order yang dibatalkan tidak dikenai biaya, dan trading tidak memerlukan biaya gas; dalam pengaturan bawaan, biaya yang terkumpul mengalir ke validator dan para staker-nya. Tingkat biaya Anda saat ini terlihat di menu "Fees" pada halaman "Portfolio" di dydx.trade. dYdX menegaskan bahwa jadwal biaya bisa diubah oleh tata kelola komunitas, jadi pegang angka di antarmuka, bukan angka tetap di sebuah artikel.
Artinya dalam praktik: bagi trader yang sangat aktif dalam waktu singkat, jendela 14 hari bereaksi lebih cepat, baik saat naik tingkat maupun saat turun. Jendela 30 hari bergerak lebih lambat dan lebih stabil. Frekuensi dan ukuran order Anda setiap bulan yang menentukan mana yang lebih menguntungkan.
Funding: sama-sama per jam, rumusnya berbeda
Funding bukan biaya yang diambil bursa. Ini adalah pembayaran antara pemegang posisi long dan short. Kalau harga kontrak di atas harga spot, pihak long membayar; kalau di bawah, pihak short yang membayar.
Hyperliquid membayar funding setiap jam dan tidak memotong biaya dari pembayaran itu. Komponen bunganya tetap, 0,01% per 8 jam atau 0,00125% per jam. Komponen premium diambil sampelnya setiap 5 detik lalu dirata-rata selama satu jam. Rumusnya ditulis untuk periode 8 jam dan setiap jam diterapkan seperdelapannya. Funding dibatasi maksimal 4% per jam; dokumentasi Hyperliquid sendiri menyebut batas ini jauh lebih longgar daripada bursa terpusat. Satu detail penting: nominal funding dihitung dari ukuran posisi dikali harga oracle dikali tarif, bukan harga mark.
dYdX juga menyesuaikan funding per jam, tetapi cara sampelnya lain. Setiap blok, validator pengusul mengirim suara premium; di akhir setiap menit, median suara itu menjadi sampel; di akhir jam, rata-rata sampel menjadi tarif funding. Tarif funding sama dengan seperdelapan komponen premium ditambah komponen bunga, dan dalam pengaturan bawaan komponen bunga untuk semua pasar adalah 0%. "Nilai dampak" untuk menghitung premium adalah 500 USDC dibagi rasio margin awal; dengan margin awal 10%, nilainya 5.000 USDC. Batas atas untuk periode 8 jam dihitung dengan rumus 600% × (margin awal − margin pemeliharaan).
Untuk trader di Indonesia, maknanya sederhana: di kedua platform, setiap pergantian jam saldo Anda bisa berkurang atau bertambah sedikit. Pada posisi leverage yang ditahan beberapa hari, potongan kecil itu dengan mudah melampaui biaya transaksi. Tarif terkini bisa dipantau di papan funding rate kami, dan mekanismenya dijelaskan di panduan funding rate.
Likuidasi: lewat order book atau order protokol?
Di Hyperliquid, likuidasi terjadi ketika ekuitas akun turun di bawah margin pemeliharaan. Margin pemeliharaan adalah separuh margin awal pada leverage maksimum; karena leverage maksimum berkisar 3x sampai 40x tergantung aset, rasionya berada di antara 1,25% dan 16,7%. Sistem lebih dulu mencoba menutup seluruh posisi dengan order pasar ke order book. Jika penutupan itu membuat akun kembali memenuhi syarat margin, sisa jaminan tetap milik Anda. Jika ekuitas jatuh di bawah dua pertiga margin pemeliharaan sebelum likuidasi lewat order book berhasil, terjadi likuidasi "backstop" dan posisi diambil alih liquidator vault, salah satu strategi di dalam HLP. Dalam kondisi itu margin pemeliharaan tidak dikembalikan; untuk posisi cross tanpa posisi isolated lain, ekuitas akun menjadi nol. Posisi di atas 100.000 USDC hanya dikirim 20% ke order book, lalu ada jeda 30 detik. Likuidasi memakai harga mark yang menggabungkan harga bursa terpusat dengan kondisi order book Hyperliquid, dan tidak ada biaya likuidasi tambahan.
Di dYdX, ambangnya juga margin pemeliharaan. Posisi ditutup dengan order likuidasi buatan protokol yang memakai "harga yang dapat diisi" sebagai harga limit terhadap likuiditas di order book. Untung atau rugi dari likuidasi ditanggung dana asuransi. Dalam pengaturan bawaan, penalti likuidasi maksimum adalah 1,5%, dan mesin likuidasi berusaha menyisakan saldo positif di akun setelah penalti itu dibayar. Seberapa besar bagian posisi yang ditutup juga diatur oleh konfigurasi yang diputuskan tata kelola komunitas.
Di kedua platform, harga transaksi terakhir di layar belum tentu harga yang menentukan risiko Anda. Saat pasar bergejolak, harga oracle atau harga mark bisa menjauh dari transaksi terakhir. Halaman pelacak likuidasi menunjukkan apa yang terjadi di pasar dalam 24 jam terakhir.
Siapa cocok dengan yang mana?
- Trader jangka pendek dengan frekuensi tinggi: jendela 14 hari dan rebate maker Hyperliquid bisa memberi manfaat lebih cepat, tetapi batas funding 4% per jam berarti ongkos bisa sangat tinggi saat harga kontrak menyimpang jauh dari spot.
- Trader yang menyukai parameter berbasis tata kelola dan model dana asuransi: struktur dYdX lebih mudah dibaca, tetapi biaya dan parameternya perlu dicek ulang di antarmuka setiap kali.
- Akses: dYdX menyatakan produknya mungkin tidak tersedia bagi penduduk Amerika Serikat, Kanada, dan wilayah terbatas lainnya. NexuAlpha belum memverifikasi status kedua platform untuk penduduk Indonesia. Baca ketentuan masing-masing platform sebelum memakainya; regulator yang perlu Anda cek tercantum di halaman pasar Indonesia.
Cara memakai informasi ini
Sebelum membuka posisi, tulis tiga angka berdampingan: biaya masuk dan keluar, jumlah jam menahan posisi dikali tarif funding saat ini, serta jarak antara harga masuk dan harga likuidasi. Jaga leverage cukup rendah agar jarak likuidasi beberapa kali lipat dari pergerakan harian normal, dan selalu pasang stop loss; ingat bahwa di Hyperliquid margin pemeliharaan hilang jika posisi terkena backstop. Jika Anda memutuskan memakai Hyperliquid, kode referal NexuAlpha adalah NEXU888; menurut dokumen resmi, diskon referal hanya berlaku untuk volume 25 juta dolar AS pertama. Profil kedua platform ada di halaman Hyperliquid dan dYdX, sedangkan perbandingan langsungnya ada di halaman perbandingan.
Tanya jawab singkat
Seberapa sering Hyperliquid membayar funding? Setiap jam. Setiap jam diterapkan seperdelapan tarif 8 jam, dengan batas 4% per jam.
Tingkat biaya dYdX ditentukan dari apa? Dari volume dalam dolar AS selama 30 hari terakhir di semua pasar perpetual; tingkat saat ini tampil di menu "Fees".
Apakah sisa margin kembali setelah likuidasi? Di Hyperliquid, jika posisi tertutup lewat order book, sisanya tetap milik Anda; pada likuidasi backstop, margin pemeliharaan tidak dikembalikan. Di dYdX, penalti maksimal 1,5% dan sistem berusaha menyisakan saldo positif.
Apakah membatalkan order dikenai biaya? Dalam pengaturan bawaan dYdX tidak; hanya order yang tereksekusi yang dikenai biaya.
Batasan tulisan ini
Angka diambil dari dokumentasi Hyperliquid dan halaman Pusat Bantuan dYdX tanggal 23 April 2026, dan keduanya dapat berubah. Kami belum memverifikasi likuiditas langsung, slippage, tarif khusus akun, atau akses dari Indonesia. Artikel ini bukan nasihat investasi. Tautan mitra dapat memberi NexuAlpha komisi yang dibayar oleh bursa, tanpa biaya tambahan bagi Anda.
Topik dan alat:Funding rate kontrak perpetualData likuidasi kriptoKalkulator biaya bursaBandingkan dua bursaProfil dan biaya HyperliquidDerivatif dan perpetual